Kesadaran Diri
Posting kali ini berkaitan dengan pentingnya kesadaran diri yang luntur akibat derasnya keinginan-keinginan.
Sobat Trance, banyak dari kita menganggap apa yang kita inginkan merupakan bagian dari impian yang mesti diwujudkan. Bersumber dari pemikiran bahwasannya siapapun yang hidup wajib bermimpi untuk hidup yang lebih baik. Tidak ada satu pun manusia yang bermimpi membuat hidupnya semakin tidak enak kan?.
Dari sinilah hadir seribu keinginan yang kadang menutup keinginan kita yang sesungguhnya. Sebagai contoh, jika saat ini kita lapar tentu harus segera makan. Di meja makan sudah terhidang makanan 4 sehat lima sempurna, tetapi sebelum kita memulai makan tiba-tiba datang kerabat Anda yang membawa bungkusan. Kemudian Ia memberikan bungkusannya kepada Anda, dan ternyata itu minuman seperti es campur dan sejenisnya. Keinginan Anda tergoda untuk segera menikmatinya. Maka Anda urungkan niat makan dan segera beralih pada minuman tersebut. Setelah selesai, tentu perut Anda merasa kenyang walau pun tidak makan. Tetapi apakah itu sebenar-benarnya yang dibutuhkan oleh tubuh kita saat lapar?. Tentu, saat makan kita bukan hanya sekedar memindahkan sesuatu menuju perut kita, tetapi lebih dari itu kita perlu menyadari bahwa tubuh kita membutuhkan nutrisi sebagai asupan penghasil energi.
Sobat Trance, dari analogi singkat di atas tentu dapat disimpulkan bahwa kita perlu lebih bijak memilih dan memilah antara kebutuhan atau sekedar keinginan yang menjerumuskan.
Kita sering menginginkan sesuatu yang BESAR tanpa memperdulikan JALAN KECIL yang mesti dilewati
Kita ingin segera cepat menjadi BESAR tanpa MENGINDAHKAN betapa manis saat kita mampu menyusun sesuatu yang kecil menjadi lebih bear, dan lebih besar lagi
Kita bangga dengan PENCAPAIAN KEUANGAN tetapi tetangga kita masih sibuk mencari sisa-sisa secuil nasi dan kita tidak memperdulikannya
Dan Jika kita perduli dengan diri kita, Maka diri kita akan memberi apa yang kita butuhkan.
Sobat Trance, ada yang lebih penting sehingga kita tidak terjebak dalam lingkaran setan keinginan. Mari KEMBALI menilik ke dalam diri untuk menanyakan Apa Yang Sebenarnya KITA BUTUHKAN bukan SEKEDAR Apa Yang KITA INGIN.
Demi Tuhan Marilah Kita Saling Mendoakan Tentang Kebutuhan Masing-Masing.
Salam Takzim-
Sobat Trance, banyak dari kita menganggap apa yang kita inginkan merupakan bagian dari impian yang mesti diwujudkan. Bersumber dari pemikiran bahwasannya siapapun yang hidup wajib bermimpi untuk hidup yang lebih baik. Tidak ada satu pun manusia yang bermimpi membuat hidupnya semakin tidak enak kan?.
Dari sinilah hadir seribu keinginan yang kadang menutup keinginan kita yang sesungguhnya. Sebagai contoh, jika saat ini kita lapar tentu harus segera makan. Di meja makan sudah terhidang makanan 4 sehat lima sempurna, tetapi sebelum kita memulai makan tiba-tiba datang kerabat Anda yang membawa bungkusan. Kemudian Ia memberikan bungkusannya kepada Anda, dan ternyata itu minuman seperti es campur dan sejenisnya. Keinginan Anda tergoda untuk segera menikmatinya. Maka Anda urungkan niat makan dan segera beralih pada minuman tersebut. Setelah selesai, tentu perut Anda merasa kenyang walau pun tidak makan. Tetapi apakah itu sebenar-benarnya yang dibutuhkan oleh tubuh kita saat lapar?. Tentu, saat makan kita bukan hanya sekedar memindahkan sesuatu menuju perut kita, tetapi lebih dari itu kita perlu menyadari bahwa tubuh kita membutuhkan nutrisi sebagai asupan penghasil energi.
Sobat Trance, dari analogi singkat di atas tentu dapat disimpulkan bahwa kita perlu lebih bijak memilih dan memilah antara kebutuhan atau sekedar keinginan yang menjerumuskan.
Kita sering menginginkan sesuatu yang BESAR tanpa memperdulikan JALAN KECIL yang mesti dilewati
Kita ingin segera cepat menjadi BESAR tanpa MENGINDAHKAN betapa manis saat kita mampu menyusun sesuatu yang kecil menjadi lebih bear, dan lebih besar lagi
Kita bangga dengan PENCAPAIAN KEUANGAN tetapi tetangga kita masih sibuk mencari sisa-sisa secuil nasi dan kita tidak memperdulikannya
Dan Jika kita perduli dengan diri kita, Maka diri kita akan memberi apa yang kita butuhkan.
Sobat Trance, ada yang lebih penting sehingga kita tidak terjebak dalam lingkaran setan keinginan. Mari KEMBALI menilik ke dalam diri untuk menanyakan Apa Yang Sebenarnya KITA BUTUHKAN bukan SEKEDAR Apa Yang KITA INGIN.
Demi Tuhan Marilah Kita Saling Mendoakan Tentang Kebutuhan Masing-Masing.
Salam Takzim-

0 komentar:
Post a Comment
Terima kasih untuk kesedian Anda menuliskan komentar pada kolom yang telah disediakan. Semoga Anda selalu menjadi lebih baik dan diberkahi dari sebelumnya. Amin