Welcome to Blog TCP

Wednesday, September 19, 2012

Seni dan Penyembuhan

Pembaca yang budiman, apa yang saya akan tulis ini hanyalah merupakan celoteh penggenap yang secara spontan mengisi sebagian pikiran saat sedang menikmati malam dan secangkir kopi. Saya pikir apa salahnya jika saya berkeinginan membagikannya juga pada pembaca yang budiman. Siapa tahu bisa bermanfaat. Bukankah, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat?!!....
Di kesempatan yang berbahagia ini, saya akan sedikit membicarakan masalah seni dan berkesenian. Hal tersebut tentunya telah Anda ketahui dan kenal sebelumnya bukan?. “Seni”, hanya berkaitan dengan bentuk, tetapi “berkesenian”, berarti sifat, aktifitas, kerja yang bersifat dasar seni, dan lain sebagainya. Tetapi pada hakikatnya, seni merupakan pengetahuan dan usaha.


Pengetahuan, karena pada dasarnya seni lahir dari sebuah hasil pemikiran manusia. Usaha, dikarenakan ada usaha secara utuh yang dilakukan manusia untuk menciptakan suatu hasil paripurna dengan melibatkan esensi etika dan estetika. Bukan hanya sekedar mencari pencapaian sensasi, atau ekstase sementara, tetapi pencapaian puncak tanpa batas.
Dari premis di atas muncul pertanyaan, untuk apa seseorang memikirkan sesuatu dan melakukan usaha secara utuh untuk menciptakan sesuatu (seni)?. Apa pun jawaban anda, adalah tidak salah, karena salah satu karakteristik dari seni adalah multiinterpretabel, multi tafsir. Siapa pun bebas memberikan definisi pada seni, walau pun tetap ada aturan-aturan baku yang telah disepakati dalam seni (konvensional). Perbedaan tafsir ini digambarkan dari fenomena, ada individu yang menyukai seni A, tetapi si B berkata tidak. Dan itu sah-sah saja. Saya suka “Lengger”, yang menurut banyak orang sangatlah eksotis dan fulgar, bagaimana dengan Anda?. Saya berharap, Anda tidak memaksa saya untuk tidak suka. Ahhh, indahnya perbedaan ini…..

Seni dan Penyembuhan
Ketika saya menanyakan kepada beberapa rekan untuk apa mereka menonton sebuah pertunjukan seni (….), mereka menjawab untuk mencari pencerahan, ketenangan, dan lain sebagainya yang bersifat batiniah. Pembaca yang budiman, seni memang terbukti mampu menjadi sarana alternatif bagi individu yang membutuhkan suatu siraman rohaniah. Kita bisa melihat pada ritual agama dan keyakinan tertentu yang dilakukan dengan mendasar pada unsur-unsur seni. Bahkan ritual tersebut diyakini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ini terlepas dari cara kita memandang boleh atau tidaknya ritual tersebut dilakukan sesuai dengan keyakinan kita masing-masing. Menurut saya itu bukan sesuatu hal yang mustahil. Mengapa demikian?.

Frekuensi otak manusia terdiri 4 gelombang (Beta, Alfa, Theta, dan Delta), saya kira tidak perlu menjelaskan satu persatu, yang perlu anda ketahui, bahwa salah satu gelombang otak tersebut sangat berpengaruh pada proses penyembuhan.
Pembaca yang budiman, saat seseorang menyaksikan sebuah pertunjukan seni, sesungguhnya frekuensi gelombang otaknya mengalami penurunan dari kondis Beta menuju Alfa bahkan Theta. Sebagai bukti bahwa saat menyaksikan pertujukan seni, seseorang tersebut tidak lagi memikirkan hal lain diluar apa yang sedang dilihat, didengar, dan dirasakannya. Hal ini merupakan salah satu ciri dari dua gelombang, yaitu Alfa dan Theta, antara lain single focus. Dan kondisi gelombang tersebut merupakan faktor pendukung kesembuhan pada manusia, atau secara umum dikatakan sebagai kondisi relaks.
Dari penelitian medis yang telah dilakukan diketahui bahwa ketegangan urat saraf berpotensi mengurangi daya tahan tubuh yang disebabkan terganggunya keseimbangan fungsi organ dalam tubuh. Dalam beberapa tekanan situasi yang berlaku saat ini yang sangat berpotensi terjadi stress pada manusia akan menyebabkan penyempitan atau pengerasan pembuluh nadi (arteriosclerosis), sehingga kadar darah yang mengalir di pembuluh nadi kulit pun akan menurun, begitu juga tingkat suhu kulit, sementara detak jantung akan semakin cepat. Dan relaksasi atau penurunan ketegangan saat menyaksikan sebuah pertunjukan seni (….) akan melonggarkan pembuluh nadi dan menambah kadar darah di kulit, diiringi dengan peningkatan suhu kulit dan penurunan frekuensi detak jantung.

Seorang pekerja seni saat menciptakan hasil karya seninya didominasi otak kanannya yang menghasilkan pikiran bawah sadar (subconscious mind). Ia merenungi betul apa yang dikerjakan. Menggunakan seluruh daya cipta, dan potensi di dalam dirinya. Alhasil, saat karyanya ditampilkan, penonton akan merasakan betul getaran yang terpancar melalui karya tersebut. Itulah gelombang elegtromagnetik yang muncul dari sentuhan proses kreatif penuh totalitas.

Apa yang saya sampaikan tersebut memang seperti omong kosong, seperti memaksakan cara berpikir, tetapi tesis ini muncul dari beragam pengalaman yang ditangkap oleh saya terhadap banyak orang yang menggemari kesenian secara umum (pekerja dan penikmat), mereka jauh lebih sehat daripada orang yang jauh dari kehidupan seni.
Untuk itu, niatkanlah diri Anda saat akan menyaksikan sebuah pertunjukan seni (…) semata-mata ingin mendapatkan kebaikan-kebaikan relaksasi serta manfaat yang dibutuhkan bagi fisik dan batin Anda. Dan yang perlu diingat, sekitar 70 % lebih penyakit manusia berasal dari diri manusia itu sendiri. Dan berfikir positif serta selalu relaks dalam menghadapi beragam situasi apa pun dapat menjadi obat yang mujarab, atas seijin Allah.

Tabik-

  1 comment:

  1. pelatihan seni penyembuhan


    Anda ingin menjadi juru sembuh? ahli terapi? ingin menolong keluarga dan orang lain sembuh dari segala jenis penyakit?

    Apakah anda dokter? tabib? atau praktisi penyembuh lainnya? atau masyarakat biasa?


    Apapun latar belakang profesi anda.. kini saatnya anda mempelajari HEALING ACTIVATION METHOD (HAM) . Suatu metode penyembuhan pamungkas yang sangat dahsyat dan bisa diterapkan untuk segala jenis penyakit apapun : medis, non medis, psikis.



    HAM memiliki keunggulan tersendiri dalam proses penyembuhan penyakit :

    1. HAM menggunakan konsep bahwa tidak ada yang lebih memahami penyakit melainkan tubuh si pasien itu sendiri.
    2. Metode ini bisa diaplikasikan ke semua usia anak-anak, tua dan muda
    3. Dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja secara mudah dengan hasil menakjubkan bahkan efeknya seringkali seketika.
    4. Bisa dilakukan tanpa perlu menyentuh tubuh pasien hingga puluhan menit atau berjam-jam lamanya


    Contact Person : Mas Raihan
    Telepon : ( 021 ) 9763 8753 / 0812 8202 7639 / 085 777 269 266
    Website : http://pelatihanintienergi.com/pelatihan-seni-penyembuhan.php

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kesedian Anda menuliskan komentar pada kolom yang telah disediakan. Semoga Anda selalu menjadi lebih baik dan diberkahi dari sebelumnya. Amin

Workshop NNLP Purwokerto

Workshop NNLP Purwokerto
Now Everyone Can Learn NLP

Popular Posts