BUILDING RAPPORT - ATASI MASALAH KOMUNIKASI ANDA
Hipnotis, Hipnotisme, Hipnosis, Hypnosis, Hypnotherapy,
Psikologi Terapan

Hallo
pembelajar, catatan kali ini akan memperkenalkan dua suku kata yang memiliki
efek yang sangat dahsyat saat digunakan dalam berkomunikasi. Kata-kata itu adalah:
BUILDING RAPPORT
Untuk
Anda yang pernah bersentuhan dengan NLP ataupun Hypnotherapy tentu tidak asing
dengan kata-kata tersebut, namun bagaimana dengan Anda yang belum sempat
bersentuhan dengan keilmuan itu?.
Berikut
rangkuman beberapa pendapat tentang Building Rapport yang tersaji dalam bentuk
point-point penting atau filosofi Rapport:
- Rapport (hubungan) merupakan fondasi utama dalam seni komunikasi dan merupakan gerbang untuk memulai "persuasion"
- Rapport merupakan suatu ikatan atau koneksi yang bersifat psikis, bahkan dalam tahapan tertentu seseorang dapat meningkat berupa koneksi "telephatic"
- Dasar filosofi Rapport adalah: Kita menyukai mereka yang menyukai kita, Kita menyukai mereka yang mirip dengan kita, dan Kita merasa nyaman berada di dekat orang yang sejalan pemikirannya dengan kita
- Membangun Rapport dapat dilakukan dengan teknik Matching dan Mirroring
Dalam proses
hypnotherapy, Building Rapport diletakkan
di awal sebelum proses terapi berlangsung, yaitu pada tahap Pre Talk/Pre Induction. Pada tahap ini
seorang terapis berusaha membangun sebuah komunikasi dua arah antara dirinya
dengan klien. Terapis memanfaatkan bentuk komunikasi verbal dan nonverbal agar
komunikasi yang dilakukan memiliki kekuatan persuasi, dan semata-mata yang dilakukan
oleh terapis tersebut dikenal dengan nama Bulding
Rapport (membangun hubungan).
Mengapa Building Rapport menjadi sangat penting
dalam proses Hypnotherapy?
Seperti
telah dikatakan diatas bahwa Building
Rapport bertujuan bukan hanya untuk berkomunikasi dengan klien tetapi lebih
dari itu juga berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar klien yang dipercaya berisi
sumber-sumber keyakinan, nilai-nilai, dan segala sesuatu yang berhubungan
dengan perilaku serta sudut pandang klien dalam memandang sesuatu hal. Terapis
berusaha menjalin koneksi yang bersifat psikis dengan klien, sehingga klien
merasa percaya dan yakin telah bertemu dengan orang tepat yang akan membantunya
menyelesaikan permasalahan yang sedang dialami. Terapis berusaha membangun
kenyamanan secara fisik maupun psikis pada semua kliennya, sebab kenyamanan menjadi
salah satu sumber mempercepat datangnya kesembuhan.
Fenomena Building Rapport secara alami sering
kita jumpai di dalam kehidupan. Bukankah tidak ada toko yang selalu ramai
pembeli tetapi pemiliknya tampil tidak bersahabat?. Anda juga bisa melihat gerak
tubuh seorang sales person sebuah
dealer yang sudah berpengalaman saat berusaha mempengaruhi keyakinan Anda untuk
membeli produknya, dan biasanya dia tidak akan langsung menawarkan produknya
pada Anda, tetapi dia membuka pembicaraan dengan hal-hal lain di luar produk
yang akan ditawarkan. Tujuannya adalah Building
Rapport. Atau Anda pernah melihat seseorang yang sangat pandai mempengaruhi
orang lain?. Dan yang perlu disadari bahwa naluri seseorang tidak akan mau
mengikuti sebuah pengaruh dari siapapun yang tidak sejalan dengan pemikiran dan
keyakinannya, maka seseorang yang sangat pandai mempengaruhi paham betul bahwa
yang pertama kali semestinya ia lakukan adalah menyamakan seluruh aspek
fisiologis maupun psikis setiap orang yang akan dipengaruhinya, dan ini
dilakukan saat pertama kali berhadapan dengan siapapun, inilah cara Building Rapport yang dikenal dengan nama
teknik Matching dan Mirroring.

Karena
pentingnya Building Rapport dalam
sebuah komunikasi, maka siapapun Anda, dan apapun profesi Anda, jika merasa
lemah atau pernah mengalami kegagalan dengan komunikasi, dan atau karena alasan
bahwa tidak ada manusia yang tidak berkomunikasi, jadi Anda perlu mengenal
lebih jauh dengan: Building Rapport.
-Salam Pembelajar-
0 komentar:
Post a Comment
Terima kasih untuk kesedian Anda menuliskan komentar pada kolom yang telah disediakan. Semoga Anda selalu menjadi lebih baik dan diberkahi dari sebelumnya. Amin